Senin, 21 Januari 2013

welcome home day 1

"I'm sitting in the railway station got a ticket for my destination"
 January 16th, 2013
pagi itu di stasiun gubeng baru, aku dan Kinan Bahuweda Maulana (Kinan, Red.) sahabatku sedang menanti-nanti kedatangan mojang geulis bandung gitu. jadwal kereta datang pukul 06.00 tapi sampai pukul 06.30 gate belum di buka. Kinan sampai mempersiapkan bekal Terang Bulan. sambil menunggu aku kembali mengingat-ingat apa semuanya sudah siap, dari seprei kamar yang udah diganti, sarung bantal dan guling yang udah dicuci, dan mau kemana aja sampai dia pulang. hanya membayangkan dia pulang saja aku sudah bergidik padahal diapun belum tiba di surabaya. jujur saja, kami berdua belum merencanakan kalau kami mau kemana aja selama dia disini, Ulfa Prameidita Syahputri (Ulfa/Dudut/Ucul, Red.).hari ini hari yang telah kita nantikan, eciyeciye tiup terompet dulu giiihhhhh, well aku kemarin ngerjain UAS dan project2 bisa semangat demi hari ini, pokoknya cepet kelar ntar cepet main-main :')

"dia bawa koper lho nadh."
kinan membuka obrolan, aku hanya meringis, menganggap itu hanya bercandaan.
"serius."

terdengar dari speaker pemberitahuan bahwa kereta api dari arah selatan sudah tiba, Kinan langsung memberi aba-aba jika itu kereta Dudut. kami berdua berdiri dari ruang tunggu tempat kami duduk dan menunggu di gate. kami berdua sedikit grogi, walaupun kinan bisa mengcover dengan baik tapi aku keliatan salting sendiri. kami mengamati satu persatu orang yang keluar dari kereta sampai akhirnya aku menangkap sosok cewek dengan kacamata, sweater putih, dan koper dorong.

"nan itu nan sweater putih......beneran bawa koper."

waktu dia udah berdiri di depan kita, dia langsung ngomel pekara penumpang di kereta. maklum pertama kali naik kereta bisnis dari bandung ke surabaya. aku masih mengamati apa yang berubah dari fisiknya, well, perubahannya merupakan perubahan baik. dia lebih sehat, lebih seger, lebih putih, dan lebih bahagia daripada terakhir kali aku bertemu dengannya, 2 tahun yang lalu.

"masa ya mbak, di depan gue ada 2 anak kecil cerewet banget, di belakang gue pas ada anak kecil nangis teriak keras-keras gitu...."

well, obviously, she's not in the mood. this is awkward, I expect to give some welcome-home-hug and now I got an angry girl in front of me. she is cute though

sambil ngomel, kinan menyeret koper Dudut dan aku membimbing Dudut ke parkiran motor kita. belum apa-apa, Kinan berhasil men-telisut-kan kertas parkirnya alhasil dia membayar 10ribu. eman ngeeett. akhirnya di perjalanan si dedek tetep dong ngomel tentang perjalanan dia, kangen banget denger dia ngedumel sendiri kaya begini, setahunan ngga ketemu. tanpa Kinan bilang, aku tau Kinan juga seneng banget Dudut udah tiba. lalu kita memutuskan untuk ke rumah, meletakkan koper dan Dudut beser. Sebelumnya aku belum bilang mama kalo Dudut mau nginep, well, mama sometimes could be pain in the ass but actually, she's very welcoming woman setelah itu kita lanjut nyari makan pagi. kita langsung ke bubur ayam di imam bonjol. disana kita cerita-cerita lagi, Kinan tiada henti menggoda Dudut. dari masalah jaket yang lagi Kinan pake sampe bekal Kinan yang masih ada di tasku. setelah perut terisi, yang tadinya Dudut mau langsung istirahat jadinya mau diajak keluar. kita lanjut ke Dunkin' Donuts (DD, Red.), tempat kita berdua biasanya. disana mereka berdua wifian sama dudut numpang ngecharge. waktu itu masih jam 8, kita ngobrol-ngobrol di DD sampai jam 11an lalu pulang. sorenya kita mau keluar lagi tapi berhubung aku hanya tidur 3 jam, well yes I was that excited, dan Dudut tidak tidur sama sekali, kami kembali ke rumah. membiarkan dudut beristirahat dan menginstalkan the Sims. well, aku ngga tau kalo dia juga suka main the Sims. setelah menginstalkan dan membiarkan dia bermain, aku tiduran tapi ngga bisa tidur -.- pertama kali ada orang di kamarku dan melihatku tertidur, takut pola tidurku membuatnya ilfeel. sambil sms vo, kita berniat karaoke. sebenernya Dudut sendiri ngga mau karaoke, bilangnya ngga bisa nyanyi, padahal kan karaoke emang tempat buat orang suka nyanyi bukan orang yang bisa nyanyi :D setelah itu diputuskan untuk karaoke jam 3 di SukaSuka, Happy Puppy part 2. kita pesen ruangan medium karena yang small penuh, sempet bete sih sama ruangannya, masa nilai kita nyanyi cuman 60an aja huhuhu padahal udah sepenuh hati dan tenaga nyanyinya -.- Dudut malu-malu mau gitu diminta buat nyanyi, udah diputerin lagu yang jadi RBTnya jaman dulu ya tetep ngga mau nyanyi. aku, Kinan, dan Vo memutuskan untuk "melepaskan" diri. membuat Dudut senyaman mungkin, nggatau itu yang joget-joget sampai nyanyi lagu India. hanya demi mendengarkan suara Dudut bernyanyi, sampai akhir yang di dapatkan....nihil. puas mengeluakan senandungan suara, kita beranjak ke D'Cost. pertama kita milih di luar dan cuman pesen 3 es teh, 1 air putih, 1 nasi goreng spesial. Dudut ngga suka teh, I learned something new. kita cuman pesen dikit soalnya ntar mau makan Nasi Bebek. sempet terjadi sedikit bersitegang saat setelah karaoke karena aku suka makan kulit dan mereka berlomba-lomba memberi tahu kulit itu berbahaya, you know what? I don't hear youuuuuu. ditengah main Pop Quiz atau apalah itu tiba-tiba hujan deras mengguyur surabaya, kami berpindah ke dalam untuk menghindari badai. sambil menunggu hujan reda, makanan udah abis, kita berbincang-bincang sambil mainan Pop Quiz lagi. aku keliatan bete sih kayanya soalnya capeeekkkk kurang tidur tapi aku tidak ingin menjadi cry baby buat hari itu, not when my sister is back. setelah becandaan, kita akhirnya ingat tujuan awal kita. kita kan mau makan bebek sukaannya Vo. lanjut deh kita kesana setelah itu. sampai disana kita pesen nasi bebek sama es teh, minus Dudut, dia ngga mau minum gara-gara masih punya air putih. ukidi. di awal nasi bebek datang, Dudut bilang,

"banyak amaaattt."
kami bertiga pura-pura tidak dengar atau memang sedang kalap dengan perut lapar, walaupun dudut bilang begitu, tidak lama, piringnya udah bersih.
"katanya banyakk," ujar Kinan menggoda.

setelah selesai menikmati bebek, mau cuci tangan rasanya males, minta tolong Dudut buat bersihin tapi ngga mau, akhirnya minta tolong best Vo. berhubung best Vo dan aku sudah CS dari lama, dia mau dums ngebersihin :3

"manja," ucap Dudut sambil melirik sinis. aku melengang~

setelah dibersihkan dengan tisu basah, jariku yang luka panas. entah kenapa Dudut yang tadinya ngga mau ngebersihin pas tau aku kesakitan niup-niup jari yang luka sama minta tolong dibersihin akhirnya maaaauuu dong muahahahaha terus pake hensainitaiser. Dudut kembali ogah membersihkan, kembali ke Vo lagi :3 wenuk lah, Kinan sepertinya iri muahahaha biariiin, jarang-jurang juga manjaaa. setelah membayar, kita akhirnya berpamitan dan pulang berpisah-pisah. Dudut keliatan takut ngga boleh nginep dirumah, aku udah bilang papa dan papa bilang boleh, udah bilang mama, mama juga bilang boleh. jadi aku ngga tau apa yang dia khawatirkan.

"ngga papa nih mbak dateng2 langsung tidur?"
itu emang tujuanku, pikirku.

sampai kamar, dia ganti baju tidur, aku nyiapin obat nyamuk, autan, dan siap-siap tidur. itu masih jam 10. berhubung tenggorokanku sakit dan Dudut ingin bermain the sims, kubiarkanlah dia bermain, dan aku tiduran. sekitar jam setengah 1an, dia akhirnya menyerah membangun rumah dan tidur. baru pertama kali punya temen yang nginep di rumah, ternyata menyenangkan. kamar jadi agak ramai. bisa bilang di malam itu aku susah tidur, sampai akhirnya aku memikirkan besok mau kemana dan hal itu  mengantarkanku ke alam bawah sadar. welcome home, sist.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar