membaca tweet teman tentang prestasi snmptn undangan yang menggunakan prestasi TK dan SD. mengetahui hal itu langsung pening, aku punya prestasi yang, alhamdulillah, bagus dari TK sampai SD tapi data prestasi yang aku masukkan bukan itu. kemudian timbul percakapan antara aku dan papa
aku: pa, snmptn undangan itu prestasinya dari TK apa cuman SMA?
papa: (nahan ketawa)
aku: lho aku serius pa. lha temenku pake prestasi TK sama SD
papa: ya logikanya kamu itu mau masuk kuliah, sebelum kuliah kan SMA. seharusnya prestasi apa yang kamu kirimkan?
aku: ..... kalo SMP pa? kan sama-sama sekolah menengah?
papa: (nahan ketawa)
aku: (nahan tangis)
------
percakapan tentang IPC
aku: pa, masa anak IPA kalo ikut IPC dibilang ga punya pendirian
papa: ya kalo kamu suka bidang yang ada di IPS juga, masa dibilang ga punya pendirian?
aku: tapi jadinya kerja keras dua kali dong pa? dibilang ga kekeuh sama satu bidang. dibilang kemaruk, dibilang makan lahan anak IPS.
papa: tergantung kamunya. kamu punya prinsip gimana, gausah denger omongan orang. yang ngelakuin itu kamu, orang yang tukang kritik itu sebenernya nutupin kekurangan dia sendiri. dia ga seneng tau kamu lebih maju,walaupun hanya beberapa langkah di depan mereka. ga seneng kalo ada orang yang lebih hebat dari mereka. jadi ya cuek aja, ntar yang seneng juga kamu sendiri ko nak. jadi orang harus punya prinsip.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar