siang ini beneran, berasa ada petir yang nyamber ke badan langsung nembus ke tulang rusuk kemudian ke punggung. satu-satunya yang aku yakinin aku bisa, PENS, menolakku. mungkin aku sering ngerasain yang namanya ditolak tapi inilah penolakan yang paling tidak aku inginkan sampai hari ini.
Tuhan, besok itu umurku nambah. kasih kesempatan aku bisa bikin mama papa senyum bangga gitu. dari dulu bisaku cuman bikin mereka sedih. mama sedari tadi nangis ya Tuhan, aku ga mau mikir kalau Engkau itu tidak adil ya Tuhan, aku bener-bener gamau mikir gitu. ingin rasanya percaya keajaiban itu ada, tapi apa emang keajaiban itu ada untuk orang kaya aku? apa aku masih bisa membangun negeri impianku? lebih tepatnya, apa aku masih berhak mempunyai mimpi setinggi langit seperti yang diajarkan mama papa waktu aku kecil?
papa selalu bilang, kalau kamu ga percaya sama kemampuanmu sendiri mana bisa orang lain percaya?
reaksi papa mama tadi waktu tau hasilnya ga sesuai keinginan, mereka ngga marah. malah itu yang buat aku makin ngerasa bersalah. duh Tuhan, kenapa aku punya orang tua yang baik hati banget. papa udah bilang gapapa, namanya juga usaha. kalau di tanya optimis apa ngga sama hasil snmptn? Allahualam, lebih banyak ngga yakinnya tapi mama papa yang bikin aku kuat. itu sebelum aku tau hasil PENS. sekarang? yes, I think I have no rights to hope or dream anymore. terdengar seperti putus asa? sedikit.
semuanya pada berusaha nyemangatin kalau di tolak pens bukan akhir dari segalanya, sebelumnya aku mengucapkan terima kasih banyak atas supportnya, tapi tidak begitu bagiku. ingin rasanya kembali berharap tapi aku lebih takut jatuh semakin dalam dan semakin kerasa jadi menimbulkan luka yang akan selalu berbekas. terdengar pesimistis dan melankolis? biar. aku ga punya tempat buat cerita tentang apa yang ada dipikiranku. semuanya pada stres, apa aku harus nambah pikiran mereka dengan cerita konyol dan tololku ini? tidak.
besok itu tanggal kelahiranku ya Tuhan. berkenankah kau mengabulkan satu permintaan saja untuk kado ulang tahunku? berikan aku keajaibanMu, seperti 3 tahun dan 6 tahun yang lalu agar senyum kebanggan dan kebahagian mama papa bisa muncul lagi. aku sudah terlalu sering mengecewakan mereka ya Tuhan. tolong kabulkan ya. walaupun aku tidak berharap lebih untuk doaku ini tapi aku tau Engkau maha mendengar dan maha mengabulkan semua permohonan umatMu. jika aku tidak berdoa padamu siapa lagi yang pantas aku sembah?
Tidak ada komentar:
Posting Komentar